PA KRAKSAAN GELAR AUDIENSI DAN BAHAS DRAFT MOU TENTANG SINERGI PROGRAM KETAHANAN KELUARGA, PENCEGAHAN PERKAWINAN ANAK, DAN PENINGKATAN KESADARAN HUKUM TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK
Kraksaan, 16 Oktober 2025 – Pengadilan Agama (PA) Kraksaan menggelar audiensi sekaligus pembahasan Draft Nota Kesepahaman (MoU) bersama Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kraksaan dan PC Muslimat NU Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 16 Oktober 2025 pukul 08.00 WIB bertempat di Media Center PA Kraksaan. Pertemuan tersebut membahas MoU tentang Sinergi Program Ketahanan Keluarga, Pencegahan Perkawinan Anak, dan Peningkatan Kesadaran Hukum terhadap Perempuan dan Anak di Kabupaten Probolinggo.

Audiensi ini dihadiri oleh Ketua PA Kraksaan, Drs. Zainal Arifin, M.H., Wakil Ketua, Soleh, Lc., M.A., Panitera, Drs. Masyhudi, M.HES., dan Sekretaris, Sudarmanto, S.H. Turut hadir pula Ketua PC Muslimat NU Kraksaan, Qurratu Aini, dan Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Probolinggo, Nurayati, masing-masing didampingi lima orang anggotanya. Audiensi ini bertujuan memperkuat kerja sama strategis antara lembaga peradilan dan organisasi keagamaan dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sadar hukum dan berdaya. Melalui MoU ini, diharapkan tercipta kolaborasi yang berkesinambungan dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya ketahanan keluarga dan perlindungan perempuan serta anak. Rencananya, penandatanganan nota kesepahaman tersebut akan dilaksanakan secara serentak se-koordinator Daerah Malang tanggal 31 Oktober 2025 di Kantor PC Muslimat NU Pasuruan.

Ketua PC Muslimat NU Kraksaan, Qurratu Aini, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja sama yang dijalin dengan PA Kraksaan. “Kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat, khususnya dalam upaya mencegah perkawinan anak dan memperkuat peran perempuan dalam keluarga,” ujarnya. Ia juga menegaskan komitmen Muslimat NU Kraksaan untuk terus berperan aktif dalam pemberdayaan keluarga di wilayahnya.

Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Probolinggo, Nurayati, menegaskan pentingnya sinergi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap isu sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. “Kami siap bersinergi dengan Pengadilan Agama Kraksaan dalam mengimplementasikan program-program edukatif dan advokatif untuk perempuan dan anak,” tuturnya. Kegiatan audiensi dan pembahasan draft MoU ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama menuju penandatanganan resmi pada akhir Oktober mendatang.










