Kuliah Umum Dirjend Badilag Ajak Tenaga Teknis Tingkatkan Kapasitas dan Kualitas
Demi peningkatan kualitas dan kapasitas tenaga teknis di lingkungan Peradilan Agama, Dirjend Badilag MA RI bekerjasama dengan Direktur Pusat Kajian Ekonomi Islam Shaleh Kamil Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, menyelenggarakan Kuliah Umum secara Online melalui Channel Youtube Badilag. Kuliah umum tersebut bertema “Penerapan Perbankan Syariah di Mesir dan Arab Saudi serta Permasalahannya”. Kuliah umum tersebut dilaksanakan berdasarkan surat undangan Dirjend Badilag M.A-R.I. Nomor 2916/DjA/HM.00/6/2022 tanggal 13 Juni 2022.
Pimpinan PA Kraksaan tidak ketinggalan terjun langsung bersama hakim untuk mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas keilmuan tenaga teknis dalam memberikan pelayanan yang maksimal. Kuliah umum ini pastinya juga akan membantu PA Kraksaan yang sedang gencar-gencarnya memburu predikat WBK dalam pembangunan Zona Integritas.
Kuliah umum ini dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. beliau menyampaikan, “Kegiatan kuliah umum ini terselenggara atas prakarsa Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama dengan tujuan untuk :
1. Meningkatkan Kapasitas para Hakim Peradilan Agama dalam Mengadili Sengketa Ekonomi Syariah.
2. Menyamakan Persepsi atas Penerapan Hukum Ekonomi Syariah.
3. Meningkatkan Pengetahuan dan Wawasan para Pemangku Kepentingan dalam Pelaksanaan Ekonomi Syariah di Indonesia.
4. Memperkuat Kepercayaan Masyarkat terhadap Peradilan Agama dalam Menyelesaikan Sengketa Ekonomi Syariah di Pengadilan Agama.
5. Mensosialisasikan Ekonomi Syariah dan Prospek Penerapan Hukum Perbankan Syariah di Indonesia.”
Jelas Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama dalam sambutannya.
Setelah pembukaan oleh Dirjend Badilag., kuliah umum secara online dengan tema “Penerapan Perbankan Syariah di Mesir dan Arab Saudi serta Permasalahannya,” disampaikan oleh Prof. Dr. Mustofa Dasuki Kesba, Direktur Pusat Kajian Ekonomi Islam Shaleh Kamil Universitas Al-Azhar Kairo Mesir. Yang kemudian dilanjutkan dengan sesi Tanya jawab














