REFLEKSI KINERJA MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2024
Kraksaan, 27 Desember 2024 - Guna memaparkan kinerja Mahkamah Agung Republik Indonesia selama tahun 2024, Mahkamah Agung RI mengadakan agenda tahunan refleksi. Ketua Pengadilan Agama Kraksaan, Drs.Zainal Arifin, M.H. mengikuti kegiatan refleksi sesuai Surat Undangan Sekretaris MA Nomor 535/SEK/UND.HM3.1.3/XII/2024 tanggal 23 Desember 2024. Undangan ditujukan kepada para pimpinan MA, Pejabat di MA, dan pejabat di 4 badan peradilan serta rekan media/jurnalis. Acara refleksi dilaksanakan secara langsung tatap muka dan live streaming di kanal youtube Mahkamah Agung Republik Indonesia pukul 09.00 WIB.

Refleksi ini dihadiri oleh Yang Mulia Ketua Mahkamah Agung (Prof. Dr. Sunarto,S.H., M.H.), Yang Mulia Wakil Ketua MA bidang non yudisial, Ketua Kamar MA (baik dari ketua kamar perdata, pengawasan, pembinaan, agama dan IKAHI), Panitera dan Sekretaris MA, pejabat eselon 1, Kabiro hukum dan humas MA, secara langsung tatap muka di Jakarta, serta pejabat eselon 2 baik ketua dan wakil, panitera, sekretaris, aparatur pengadilan tingkat banding maupun tingkat pertama melalui siaran youtube. Acara refleksi tersebut dimoderatori oleh bapak Riki untuk menjembatani diskusi antara rekan jurnalis dan pimpinan MA. Refleksi akhir tahun kinerja MA merupakan agenda atau tradisi tahunan yang diselenggarakan oleh MA guna menyampaikan atau memaparkan hasil kinerja selama satu tahun yakni tahun 2024, terkait keadaan atau kondisi, tantangan, dan inovasi oleh MA dalam memberikan pelayanan dan mewujudkan badan peradilan yang agung.

Bapak Sunarto, dalam pidatonya yang dihadiri secara langsung ada 335 orang jurnalis, dan 1000 lebih penonton di youtube MA, menyampaikan terimakasih kepada para pimpinan yang turut mendampingi dalam acara refleksi secara langsung tatap muka maupun secara live streaming, dan juga mengucapkan terimakasih kepada jurnalis/media yang hadir langsung maupun mengikuti live streaming. Jurnalis yang sebelumnya memiliki jargon "bad news is a good news", maka sekarang yang menjadi jargon dan daya tarik masyarakat dalam mencari informasi atau berita adalah " good news is a good news". Bapak Sunarto berpesan kepada jurnalis untuk selalu bisa menjadi perantara antara masyarakat pencari keadilan dan instansi Mahkamah Agung terkait pelayanan yang terbaik.
Informasi dari media atau jurnalis yang disampaikan ke masyarakat itu harus memberikan edukasi sehingga masyarakat memperoleh informasi yang komprehensif. Peran jurnalis pula dalam membangun kepercayaan publik melalui pemberitaan yang valid, edukatif dan berimbang. Sebab fungsi MA dan jurnalis memiliki titik fokus yang sama yakni melayani publik. Pada acara refleksi hari ini bapak Ketua MA memaparkan 6 hal terkait kinerja selama satu tahun 2024, yang pertama adalah segenap rangkaian prestasi atau penghargaan yang diraih oleh MA. Yang kedua adanya 5 aplikasi yang diluncurkan oleh MA, yang ketiga dalam rangka penataan regulasi, MA mengeluarkan Perma (1 dan 2 tahun 2024), dan Sema (1 dan 2 tahun 2024). Yang keempat terkait kinerja penanganan perkara terdapat 31.112 beban perkara yang mengalami peningkatan sebesar 13,62% dari tahun sebelumnya. MA mampu menyelesaikan perkara dengan mengalami peningkatan sebesar 12,42% dari tahun 2023 terhitung dari januari hingga 20 desember 2024. Tentu akan mengalami peningkatan hingga akhir 31 desember 2024 nanti. MA juga mengalami peningkatan dalam hal penanganan perkara kasasi dan peninjauan kembali secara elektronik, sejak diterapkannya penanganan perkara kasasi dan PK sejak 1 mei 2024. Yang kelima terkait pengelolaan anggaran MA tahun 2024 mencapai 95,63% dari total pagu. Hingga kini MA memiliki SDM sebanyak 32.733 orang. Ada 930 satuan kerja, yang terdiri dari 416 peradilan umum, 446 peradilan agama, 38 peradilan TUN, dan 23 peradilan militer. Yang ke enam, ada 27 satuan kerja yang menerapkan SMAP. 16 satker yang bersertifikat SMAP, dan 11 satker ditangguhkan. Serta ada penghargaan insan antigratifikasi yang diberikan kepada 7 orang. Pengawasan hakim dan aparatur terkait penanganan pengaduan dan penjatuhan sanksi baik sanksi berat, sedang dan ringan.

Setelah pemaparan hasil kinerja selama tahun 2024 selesai dipaparkan oleh bapak Sunarto, dilanjutkan dengan seksi tanya jawab oleh jurnalis kepada pimpinan. Para jurnalis sangat antusias dan sangat mengapresiasi adanya refleksi yang diadakan oleh MA. Sebab mampu dihadiri oleh 335 jurnalis yang pada tempat atau instansi yang lain belum tentu bisa. Pada akhir penutupan Yang Mulia Ketua Mahkamah Agung menuturkan bahwa, "salah satu peristiwa terbaik tahun ini adalah ketika Mahkamah Agung tetap kukuh berdiri di tengah tantangan penegakan integritas yang dihadapi dan para jurnalis tetap menyediakan ruang untuk berita baik yang menginspirasi. Semoga hari ini lebih baik dari hari esok, dan hari esok lebih baik dari hari ini". (Rin)











Comments